PELNI

PELNI

HOTEL SAGITA BALIKPAPAN

BALLROOM HOTEL SAGITA

RESTAURAN HOTEL SAGITA

TERAS CHOPSTIC RESTAURAN HOTEL SAGITA

SWIMMING POOLL HOTEL SAGITA

AREA PARKIR HOTEL SAGITA

Loading...

BALIKPAPAN

Tahun 2013 
PDAM Ganti Meter Air Pelanggan 20.000 Unit

Program pergantian meter air minum PDAM Kota Balikpapan,  terus dilaksanakan secara kontinu oleh manajemen PDAM. Program pergantian meter air minum PDAM ini mengacu pada Peraturan Walikota (Perwali) Kota Balikpapan nomor 19 tahun 2010  tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). 
Meter air salah satu warga pelanggan PDAM di Wilayah  Gn Pasir
baru saja (12/11) diganti oleh petugas lapangan PDAM 

Hal ini dilaksanakan untuk menjaga kontinuitas pendistribusian air minum PDAM kepada pelanggan, termasuk melayanai dan menindaklanjuti keluhan pelanggan berkaitan dengan pelayanan PDAM seperti pemakaian tinggi, air tidak mengalir, pipa dinas bocor, air berwarna/berbau, meter air macet, bocor disekitar meter air, stop kran meter rusak, pindah meter air, dan lain-lain, sebagai mana terdapat pada Pasal 4 ayat (e) dan (f) yang merupakan kewajiban PDAM sesuai Perwali tersebut diatas.

Sedangkan untuk melakukan program pergantian meter air PDAM dilakukan dengan dua sistem yaitu pertama  melaksanakan pergantian meter air pelanggan  secara berkala paling sedikit setiap 4 (empat) tahun. Kedua atau apabila angka meter air telah menunjukkan pemakaian 2.000 meter kubik.
Selanjutnya, untuk mengoptimalisasi pelayanan berhubungan dengan adanya keluhan pelanggan,  manajemen PDAM menyediakan kotak saran maupun pos pengaduan. Hal ini diketahui sebagaimana disampaikan oleh Kasubag Meter Ridwilisyanto melalui Suryo selaku staf  bagian meter PDAM kepada Majalah Borneo Online di ruang lobby PDAM, pada hari Kamis 14 Nopember 2013.

Suryo menambahkan kegiatan pergantian meter pelanggan ini dilaksanakan secara kontinu dan bertahap untuk memenuhi target pergantian meter PDAM sebanyak 20.000 unit tahun 2013, pihak direksi berharap target tahun ini dapat tercapai. Menurut Suryo pergantian meter pelanggan ini bisa dilaksanakan secara kontinu dan bertahap sejak diberlakukannya Perwali nomor 19 tahun 2010 lalu.

PDAM selaku perusahaan Daerah (Perusda), perusahaan yang berbasis pada usaha untuk mendapatkan keuntungan yakni “PDAM menganut azas profesionalisme dalam penyediaan air minum yang berorientasi bisnis”  serta “memiliki tujuan sistem penyediaan air minum adalah untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat secara berkesinambungan sesuai standar kesehatan”  sebagaimana terdapat pada pasal 2 (dua) Perwali 19/2010.

Tak dapat disangkal, kesinambungan kelangsungan operasional PDAM Balikpapan bisa berjalan terus-menerus dalam jangka panjang serta dapat menyumbangkan pendapatan daerah, sudah tentu tak terlepas dari terpenuhinya hak PDAM dari seluruh pelanggan.  Oleh sebab itu pelanggan selain mendapat hak juga harus memenuhi kewajibannya sebagai penerima manfaat atas ketersediaan dan pengguna air bersih untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

PDAM sebagai perusahaan bisnis pengolah air bersih ini, maka sudah pasti berwenang atas haknya antara lain “menagih dan menerima hasil penjualan air dan/atau non air dari pihak lain atau pelanggan”;  “menetepkan dan mengenakan denda terhadap keterlambatan pembayaran tagihan”; “menolak dan/atau menerima permintaan calon pelanggan dengan memperhatikan kapasitas produksi dan alasan-alasan teknis lainnya”; “menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggan, eks pelanggan, atau pihak lain sesuai ketentuan”; termasuk “melakukan perubahan jenis golongan pelanggan, dengan meninjau kembali kondisi, bentuk, fungsi, kawasan wilayah tempat pelanggan berada berdasarkan klasifikasi pelanggan yang berlaku” sebagaimana terdapat pada pasal 5 (lima) ayat (a); (b); (c); (d) dan (g) Perwali Kota Balikpapan yang  juga menjadi bagian dari kewajiban pelanggan untuk dipenuhi oleh seluruh pelanggan PDAM tersebut.   (pa1000)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kakanim  Selalu Mobile
Pantau Pelayanan Pengurusan Paspor

Kakanim M.T Satiawan : Biaya pengurusan paspor sesuai ketentuan, jika ada oknum pegawai yang meminta biaya tambahan yang tidak jelas, langsung laporkan saya !
Kakanim Imigrasi Balikpapan (safari biru tua)  sedang memberikan penjelasan

Kegiatan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kota Balikpapan ini cukup padat. Setiap hari selalu terlihat banyak warga masyarakat dari berbagai kalangan sedang mengurus penerbitan paspor baru. Mereka berasal dari beberapa kota selain warga Kota Balikpapan, juga warga Penajam dan Grogot.

Setiap hari di loket-loket pelayanan paspor Imigrasi Kota Balikpapan ini dari pantauan Majalah Borneo Online langsung dilapangan terlihat cukup lancar. Apalagi setiap loket pelayanan senantiasa dipantau terus oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kota Balikpapan Bapak M.T Satiawan untuk menjaga kontinuitas kelancaran pelayanan pengurusan dan penerbitan paspor.

Senin 04 Nopember 2013, kantor Imigrasi Kota Balikpapan pada pagi hari sekitar pukul 08.30 wita sudah banyak warga masyarakat yang sedang duduk di ruang tunggu pelayanan. Mereka duduk untuk menanti giliran panggilan dari petugas pegawai loket. Sebagian kecil para pemohon paspor lagi ada yang berdiri sambil melengkapi berkas persayaratan administrasi yang dibutuhkan didepan loket terdepan yaitu loket pemeriksaan dan penerima berkas-berkas. Namun jika pada warga pemohon yang berdiri saat menunggu giliran panggilan, untuk menjaga ketertiban para pemohon paspor kepala kantor imigrasi (Kakanim) Bapak M.T Satiawan langsung menyuruh mereka untuk duduk di kursi ruang tunggu pelayanan yang telah disediakan.

Pada jam kerja ini, Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Bapak MT.Satiawan juga sudah terlihat sibuk dan selalu mobile (bergerak-red) berkeliling untuk memantau ke setiap loket pelayanan. Sesekali juga Bapak M.T.Satiawan kepada warga masyarakat yang sedang duduk menunggu panggilan seraya bertanya tentang beberapa hal berhubungan dengan pelayanan.

Dalam kesempatan tersebut Kakanim Bapak M.T Satiawan menginformasikan seraya mengingatkan para pemohon dengan mengutarakan “tidak ada biaya tambahan lain-lain selain biaya yang telah ditentukan”, ujarnya. Tambahnya, jika ada pegawai yang meminta biaya tambahan yang tidak jelas, langsung laporkan sama saya, tandas Kakanim kepada masyarakat pemohon paspor yang sedang berada di ruangan tunggu.

Dalam kesempatan itu juga Kakanim menginformasikan serta menghimbau agar nama pemohon yang tertera didalam paspor, harus sama dengan nama yang tercantum pada KTP maupun akte kelahiran maupun akte nikah, untuk menghindari terjadi kesulitan saat berangkat maupun saat berada di luar negeri.
Kakanim memberi arahan kepada pemohon paspor Bapak Laguna Lakabossi Ane
Kakanim M.T.Satiawan kepada para pemohon paspor menegaskan jangan sampai terjadi perbedaan nama yang tertera  di KTP tidak sesuai dengan surat-surat lain seperti akte kelahiran. Nanti saat Bapak dan ibu di Bandara  mau berangkat ke luar negeri dan diperiksa nama di paspor berbeda dengan nama di KTP bisa dibatalkan dan akhirnya tidak bisa berangkat, Bapak dan ibu yang rugi kan, katanya seraya bertanya.

Lebih jauh Kakanim MT.Satiawan mencontohkan jika misalnya saat pengurusan KTP nama salah, ya jangan diterima,  dan segera dikembalikan supaya diterbitkan sesuai nama sebenarnya atau sesuai dengan akte kelahiran dan surat-surat lainnya, sehingga nama di paspor dapat diterbitkan  sama dengan yang tertera di KTP maupun surat akte kelahiran maupun surat-surat lain. Karena jika jika nama yang tertera didalam paspor berbeda dengan nama tercantum di KTP bisa di batalkan, ujarnya.

Kakanim ini menambahkan, jika kita sudah tau nama di KTP salah atau tidak sesuai dengan nama sebenarnya tetapi tetap kita terima, berarti kita sendiri sudah melakukan hal yang salah. Karena itu tambahnya,  jika kita sudah  tau nama didalam KTP-nya salah, harus segera dikembalikan supaya KTP-nya diganti dengan nama sebenarnya, sehingga tidak mendapat kesulitan mengurus paspor maupun menggunakan paspor tersebut, ungkap Kakanim Satiawan.

Pada kesempatan yang sama Kakanim M.T Satiawan, setelah memberikan penjelasan kepada para pemohon, melihat seorang bapak di loket penerimaan dan pemeriksaan berkas sepertinya mendapat kesulitan, Kakanim lngsung mendekati dan bertanya, kenapa pak ada kesulitan, tanyanya.

Setelah pemohon paspor bernama Laguna Lakabossi Ane menunjukkan berkasnya untuk mengurus paspor baru untuk berangkat umroh, diketahui nama didalam kwitansi pembayaran biaya keberangkatan  umroh tersebut tidak sesuai dengan nama yang tercantum dalam berkas permohonan paspor yang lama. Saat itu juga petugas loket meminta fotocopy KTP Laguna, namun entah karena lupa tidak membawa KTP, hanya dapat menunjukkan kwitansi bukti pembayaran biaya keberangkatan umroh yang diterbitkan oleh perusahaan  jasa pelayanan keberangkatan umroh.

Ternyata,  pada kwitansi tersebut terjadi perbedaan penulisan nama dengan yang tertera pada bukti pengurusan paspor lama, sehingga petugas meminta KTP sebagai berkas utama yang dibutuhkan oleh kantor Imigrasi agar bisa paspornya diterbitkan sesuai KTP. Sementara Bapak Laguna mengatakan dirinya diinformasikan oleh perusahaan jasa pelayanan pemberangkatan umroh, ia cukup menunjukkan kwitansi umroh untuk pengurusan paspor. Sehingga berkas Laguna tidak lengkap dan permohonan paspor Laguna tersebut tidak bisa diproses selanjutnya, apalagi terdapat perbedaan nama dalam dua berkas yang dimiliki Laguna.
Warga pemohon paspor di ruang tunggu Imigrasi

Dengan kejadian ini, Bapak Laguna disarankan oleh Kakanim segera mengganti kwitansi baru dengan nama yang tertera didalam kwitansi bukti pembayaran umroh agar sama dan sesuai dengan nama  yang tertera pada KTP maupun surat-surat lain seperti akte kelahiran maupun akte nikah.

Memang sangatlah benar apa yang disampaikan oleh Kakanim M.T Satiawan, jika terjadi kesalahan data terutama nama pemohon paspor tertera di KTP tidak sama alias tidak sesuai tercantum didalam surat-surat lainnya, dapat mengakibatkan kesulitan, sebagaimana dialami oleh Bapak Laguna Lakabossi Ane  ini.

Terdapatnya ketidaksesuaian nama Bapak Laguna didalam dua berkas, maka dengan terpaksa ia harus kembali menemui perusahaan jasa pelayanan pemberangkatan umroh untuk mengganti kwitansi baru agar nama  dalam kwitansi sama atau sesuai dengan nama sebenarnya sesuai KTP dan surat lainnya. Selain itu juga, dengan kejadian ini juga Bapak Laguna terpaksa harus mengeluarkan biaya transport menjadi lebih besar karena harus bolak-balik ke kantor imigrasi. (pa1000
-------------------------------------------------------------------------------
Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Balikpapan
Terus Koordinasi Dengan Pusat Penyelesaian Cetak e-KTP

Penerbitan KTP elektronik (e-KTP) warga Kota Balikpapan yang masih mengalami kendala alias sampai saat ini KTP  elektronik di Kota Balikpapan masih 18 persen lebih warga yang belum terima KTP tersebut. Sementara KTP lama per Januari 2014 akan ditarik oleh kecamatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pencatatan Sipil & Kependudukan di ruang kerjanya pada 23 Oktober 2013.
Ketika Majalah Borneo Online menanyakan lebih jauh tentang hal ini, menurut Kepala Dinas Pencatatan Sipil & Kependudukan  Drs.Chairil Anwar lambatnya penerbitan e-KTP oleh Pusat akibat banyaknya kesalahan data penduduk. Kesalahan bisa terjadi karena salah satunya pada saat program e-KTP diluncurkan pada tahun 2009/2010 sehingga Pemkot Balikpapan juga mengirimkan data ke pusat yaitu data penduduk tahun 2009/2010 yang menggunakan Sistim Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (SPAK). Sementara program pusat ini terlaksana pada tahun 2012 yang menggunakan Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Pada dasarnya memang sistim ini tidak jauh berbeda.
Di Kota Balikpapan saja terjadi kesalahan data 999 orang warga. Kesalahan ini bisa terjadi karena dalam aplikasi input data sebagai salah satu contoh pekerjaan warga,  itu menggunakan kode 01 sampai dengan 20, untuk input data cukup meng-input kode  pekerjaan. Saat klik untuk input data  bisa saja memang petugas pada saat klik kode pekerjaan salah klik sehingga jenis pekerjaan yang tercetak di KTP elektronik tersebut tidak sesuai atau salah.   
Namun Kepala Dinas Pencatatan Sipil & Kependudukan Drs Chairil Anwar juga mengungkapkan karena pencetakan KTP elektronik (e-KTP) itu ada di Pusat, kita terus berkoordinasi dengan pusat dengan harapan supaya akhir Desember 2013 bisa terbit semua.  Namun ketika ditanyakan apakah pusat bisa menjamin e-KTP Kota Balikpapan bisa rampung, Chairil mengatakan kita tidak bisa memastikan apakah bisa rampung karena yang mencetak itu bukan di pemkot alias Pusat. Tamabah Chairil rasanya sampai Desember 2013 belum bisa selesai semuanya, katanya pesimis.
Chairil Anwar melanjutkan namun apabila e-KTP sampai dengan akhir Desember 2013 belum juga diterima oleh warga alias belum terbit dari pusat, warga akan mendapatkan surat keterangan atau surat keterangan domisili yang dikeluarkan oleh kantor kecamatan masing-masing sehingga warga tetap bisa melakukan urusan-urusan keperluan administrasi dan kependudukan  serta surat keterangan domisili bisa digunakan  untuk memilih pada saat pemilihan legislatif.
Menurut Chairil Anwar para camat sudah dibekali untuk dapat melakukan sosialisasi dan melayani warga masyarakat yang membutuhkan perbaikan data kependudukan, termasuk warga yang membutuhkan data surat keterangan domisili apabila per Januari 2014 KTP lama ditarik.
Menurut Chairil Dinas Pencatatan Sipil & Kependudukan bersama pihak kecamatan, kelurahan sampai ketua RT sedang gencar melakukan sosialisasi tentang perbaikan data kependudukan dan pencatatan sipil. Bagi warga yang datanya didalam KK maupun e-KTP masih ada kesalahan supaya segera mengurusnya ke kantor kecamatan ydengan lebih dulu melaporkannya ke RT dan kelurahan. (red)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jamsostek  Bersama Surveyor
Adakan Pelatihan K3 Pesertanya 90 Perusahaan

Untuk mengantisipasi semakin tingginya angka kecelakaan kerja dialami oleh karyawan  perusahaan, salah satunya langkah antisipasi, dimana tenaga kerja harus terlatih dalam bidangnya. Perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Balikpapan saja angka kecelakaan kerja yang dilaporkan perusahaan-perusahaan atau laporan telah diterima oleh Jamsostek rata-rata sebanyak sekitar 55 kasus pangajuan klaim setiap bulan.

Angka ini jika diasumsikan dengan jumlah hari kerja setiap minggu hanya 5 hari kerja dari 7 hari dalam seminggu atau rata-rata 22 hari kerja dalam sebulan berarti ada sekitar 2,5 kasus kecelakaan kerja setiap bulan. Angka ini dikategorikan tinggi jika melihat jumlah ada 600-an perusahaan yang telah melapor ke Kantor Disnaker Kota Balikpapan pada  Januari 2013 lalu (perusahaan melapor untuk menyatakan kessanggupan  membayar Upah Minimum Kota (UMK). 

Berdasarkan data pengajuan klaim perusahaan kecelakaan kerja 2013 yang sudah diterima oleh PT. (Persero) Jamsostek Balikpapan telah ada sebanyak 469 kasus. Dengan angka kasus ini total nominal klaim yang harus dibayarkan sebesar Rp. 5,7 miliar, papar Kepala Cabang Jamsostek Balikpapan Bapak Suparwi.

Untuk menurunkan angka kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan perusahaan di Kota Balikpapan PT. (Persero) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) bekerjasama dengan PT.(Persero) Surveyor Indonesia Kota Balikpapan melaksanakan pelatihan dasar Program Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan pelatihan dasar program manajemen K3 ini terlaksana di gedung Hotel Blue Sky Balikpapan pada hari ini Selasa tanggal 22  Oktober 2013.

Menurut Kepala Cabang Kota Balikpapan PT. (Persero) Jamsostek Bapak Suparwi bahwa pelatihan K3 dimaksudkan sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan kerja. Bagi perusahaan yang sering mengalamai kecelakaan kerja diharapkan dan diutamakan mengikuti pelatihan ini walaupun pelatihan dasar K3 selama satu hari, Ada 90 perusahaan yang mengirimkan karyawan mereka untuk mengikuti pelatihan K3 ini, tambah Suparwi.

Suparwi lebih jauh mengatakan PT.Jamsostek sudah pernah juga melakukan pelatihan yang sama yaitu pada bulan Januari 2013 lalu. Pada pelatihan sebelumnya pesertanya lebih banyak dari yang sekarang yakni 137 perusahaan.

Perusahaan yang mengikuti pelatihan K3 ini diseleksi sebelumnya, dan selanjutnya pelatihan dilakukan oleh Jamsostek secara bertahap bagi yang telah lolos seleksi. Diharapkan oleh Jamsostek perusahaan-perusahaan yang sudah sering mengikuti pelatihan K3 secara bertahap dapat menambah jumlah perusahaan yang zero accident (nihil kecelakaan) di Kota Balikpapan. (ant)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
HUT 2013 SMP Negeri 12 Kota Balikpapan
Di Usia Menuju Kedewasaan
 
Kue Tart Untuk Perayaan HUT 18 Thn SMPN12 Balikpapan
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 12 pada tanggal 05  Oktober 2013 genap berdiri sejak 18 tahun silam.  Memasuki usia 18 tahun SMP Negeri 12 saat ini bak seorang insan dari remaja masuk ke periode menuju kedewasaan.
 
Grup Band SMPN12 tampil saat Perayaan HUT 18
Banyak perubahan terjadi dari tahun ke tahun di tubuh SMP Negeri 12 ini, mulai dari perubahan berupa kemajuan sarana gedung sekolah, fasilitas belajar-mengajar, fasilitas olah-raga, sarana keagamaan seperti berdirinya Musholla dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. 
Sebagian siswa sedang menikmati lantunan vokal grup band SMPN12

Salah satunya, perubahan yang tak dapat terlupakan oleh masayarakat Kota Balikpapan sekolah SMP Negeri 12 ini sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Teknik (ST) pada era 7 tahun silam. 
  

Seiring dengan perubahan peraturan pemerintah pusat dan daerah serta perubahan kurikulum sekolah,   sebelumnya sekolah ini sebagai sekolah kejuruan berubah menjadi sekolah pendidikan umum yaitu Sekolah Menengah Pertama SMP N 12.
Berbagai macam kerajinan tangan karya siswa SMPN12
 

  

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Tahun SMP Negeri 12 Kota Balikpapan tepatnya hari H sekolah ini tanggal 05 Oktober lalu. Namun puncak acara perayaan HUT SMP Negeri 12 baru dapat dilaksanaka pada tanggal 19 Oktober 2013 sehubungan pada hari H tanggal 05 Oktober lalu sekolah-sekolah Balikpapan sedang mengadakan kegiatan mid-semester, termasuk SMP Negeri 12 Balikpapan ini.

Salah satu kerajinan tangan karya siswa SMPN12
Untuk meramaikan HUT, pihak sekolah mengadakan berbagai acara. Dari kunjungan Majalah Borneo Online (19/10) bertepatan di hari H puncak  acara perayaan HUT 18 Tahun SMP Negeri 12, menurut pihak sekolah,  berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh panitia HUT sekolah bersangkutan seperti kegiatan jalan santai siswa bersama guru, kegiatan pameran karya lukisan siswa bernuansa pesan green, clean to health, pameran karya kreatif kerajinan tangan siswa, open show daur ulang sampah, makan bersama para siswa bersama guru, dan tak lupa acara potong tumpeng yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMP Negeri 12 Bapak Widodo.
Salah satu lukisan tangan karya siswa SMPN12

Sedangkan untuk lebih memeriahkan acara HUT SMP Negeri 12 Balikpapan serta untuk menghibur para siswa dan guru serta para tamu undangan, grup band SMP Negeri 12 tampil dengan vokalis-vokalis siswa-siswi plus mantan siswa-siswi sekolah dengan semangat melantunkan berbagai tembang lagu selera remaja saat ini. Grup band sekolah ini tampil mengambil tempat di lapangan terbuka yaitu di halaman depan SMP Negeri 12 hingga dapat ditonton oleh publik.  (red)
 

-------------------------------------------------------------------------------
Ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNSD Balikpapan 

Direncanakan Bertempat Di Gedung SMA N.1 & SMP N.1

Hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan telah terlaksana dan hasil verifikasi berkas lamaran yang dinyatakan lulus seleksi administrasi telah diumumkan pada 10 Oktober 2013 lalu. Pengumuman hasil seleksi dapat dilihat oleh umum ditempelkan di Gedung Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Balikpapan.

Berdasarkan surat pengumuman hasil seleksi administrasi CPNSD dengan Nomor: 810/1215/BKD/2013 yang ditandatangani Walikota Balikpapan tertanggal 10 Oktober 2013, mereka yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berdasarkan hasil verifikasi berkas-berkas lamaran, ada sebanyak 1.204 orang pelamar.  Sedangkan jumlah formasi yang akan diterima di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan hanya tersedia lowongan bagi 124 orang CPNSD atau 10,299 persen dari jumlah pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sedangkan kualifikasi lowongan kerja CPNSD Kota Balikpapan secara garis besar ada 3 kategori bidang fprmasi/pekerjaan yaitu tenaga pengajar/Guru, Tenaga Medis dan Tenaga Teknis. Hal ini terungkap ketika Majalah Borneo Online menemui Kepala BKD Kota Balikpapan Drs.Tatang Sudirja,M.Si  di ruang kerjanya.

Lebih jauh Kepala BKD Balikpapan ini mengungkapkan bagi pelamar yang telah lulus seleksi administrasi, mereka berhak mendapatkan  Kartu Tanda Peserta Ujian/Tes. Kartu Tanda Peserta Ujian/Tes berisikan nama pelamar/CPNSD, tempat & tanggal lahir, formasi jabatan yang dilamar serta kualifikasi pendidikan.


Tatang Sudirja menghimbau bagi CPNSD yang bilamana terdapat  kesalahan data  di Kartu Tanda Peserta Ujian/Tes alias tidak sesuai dengan data sebenarnya, agar peserta segera melaporkan langsung di Kantor Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) Kota Balikpapan yang berada di Jalan Jend Sudirman No.1 selambat-lambatnya tanggal 01 Nopember 2013 sampai dengan pukul 16.00 wita.  Hal ini sangat penting untuk menghindari bilamana terjadi kesalahan data pelamar  bisa kemungkinan terjadi pembatalan  kepesertaan pelamar. 



Kemudian, lanjutnya bagi peserta yang namanya dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai mana terdapat di lembar  pengumuman (nomor pengumuman sebagaimana tertera diatas-red) namun belum juga menerima Kartu Tanda Peserta Ujian/Tes sampai dengan tanggal 01 Nopember 2013 nanti, Kepala BKD ini juga menghimbau agar peserta CPNSD segera menghubungi Kantor Pos Indonesia (Persero) Kota Balikpapan yang beralamat di Jalan Jend Sudirman Kota Balikpapan (samping Kantor Walikota Balikpapan-red). 

Tatang Sudirja mengutarakan tes tertulis yang disebut sebagai Tes Kompetensi Dasar (TKD) akan dilaksanakan pada Hari/tanggal : Minggu, 03 Nopember 2013  yang dimulai sejak pukul 07.00 wita dan pelaksanaanya bertempat di dua gedung sekolah yaitu di gedung SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Kota Balikpapan. Kedua sekolah ini beralamat di Jalan Kapten  Pierre Tendean-Gn Pasir Kota Balikpapan 
Berdasarkan Surat Pengumuman Walikota Balikpapan materi tes  tertulis TKD ada 3 kategori materi yang diuji meliputi  tentang Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensi Umum dan Tes Karakteristik Pribadi.


Selanjutnya hasil ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) Tatang Sudirja mengungkapkan selanjutnya akan diumumkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) dan RB. Ketika Majalah Borneo Online menanyakan Tatang Sudirja mengutarakan kita tidak bisa memastikan tanggal berapa pengumuman hasil ujian TKD tersebut karena pemeriksaan/penilaian berkas jawaban hasil tes TKD sepenuhnya oleh Menteri PAN & RB Pusat, yang secara otomatis tanggal pengumuman hasil ujian TKD juga wewenang Menteri PAN & RB, ujarnya. (Red)

-------------------------------------------------------------------------------
Home Industri Mawar Kendi 
      Hadir Di Hotel Sagita Balikpapan
Ibu Endang Tri Murni bersama produk UKM Mawar Kendi

Kelompok Usaha Kecil dan Mikro (UKM) Mawar Kendi Kota Balikpapan saat ini memiliki sekitar 20 unit UKM. UKM Mawar Kendi  pada momen tertentu membuka loket usaha di Teras Chopstick Restauran Hotel Sagita Balikpapan.
UKM Mawar Kendi  saat ditemui Majalah Borneo di Hotel Sagita memperdagangkan makanan & minuman ringan hasil produksi home industri  kelompok UKM Mawar Kendi beserta berbagai hiasan-hiasan sejenis cendramata hingga batik Kaltim. Pemasaran hasil produk UKM Mawar Kendi terlaksana saat acara Bimtek Pendidikan Karakter yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Kaltim berlangsung di Hotel Sagita Balikpapan pada 24-28 September 2013.
Batik Kaltim bisa didapatkan di Hotel Sagita
Menurut Ibu Endang Tri Murni selaku ketua kelompok UKM, nama UKM mereka  dikenal dengan Mawar Kendi  dan memiliki anggota sekitar 20 sub unit UKM home industry Balikpapan. Diberitahukan Ibu Endang UKM Mawar Kendi berdiri sejak tahun 2008. Salah satu sub unit usaha home industri yang ikut bergabung dalam kelompok manajemen UKM Mawar Kendi  ini  seperti AA product, Endang product, UKM Mianur.
Berbagai macam makanan dan minuman ringan produksi home industri UKM Mawar Kendi dapat dinikmati para tamu Kota Balikpapan. Selain itu makanan dan minuman ringan kreatifitas UKM ini dapat dijadikan sebagai oleh-oleh tangan para tamu Hotel Sagita Balikpapan saat berkunjung ke Kota Balikpapan.
Namun diakui oleh Ibu Endang  Tri Murni yang sedang membuka loket usaha kecil Mawar Kendi di teras chopstick restaurant Hotel Sagita Balikpapan ini, belum semua jenis makanan dan minuman yang dapat diperdagangkan saat ini di hotel Sagita karena keterbatasan tempat, ujarnya.
Beberapa jenis makanan ringan produk kelompok UKM Mawar Kendi Balikpapan
Dari berbagai jenis makanan dan minuman UKM yang sedang diperkenalkan dan diperdagangkan oleh Ibu Endang Tri Murni kepada para tamu Hotel Sagita yaitu hasil produksi kreatifitas sub unit UKM Endang product  seperti  stik vegetarian, stik kepiting, krupuk kulit indah, pilus keju, onde-onde ketawa, kripik singkong, kacang bawang. Sedangkan hasil produksi kreatif UKM AA product seperti makanan ringan trengginang aneka rumput laut, sirup  belimbing wuluh, sirup kurma belimbing wuluh. Mianur  product seperti stik ikan, rating abon kepiting.
Menurut ibu Endang Tri Murni masih banyak jenis makanan dan minuman hasil kreatifitas UKM Mawar Kendy yang belum dapat dipajang di loket usaha UKM ini selama berlangsung acara Dinas Pendidikan Propinsi Kaltim di Ballroom  Rajawali Hotel Sagita Balikpapan ini, ujarnya.  Makanan olahan UKM daerah tertentu biasanya dijadikan oleh para tamu daerah seabagai oleh-oleh alias buah tangan saat bepergian ke kota-kota tertentu.  (Mangadar Pasaribu) 
-------------------------------------------------
H-1 Idul Fitri Dibanjiri Hujan Lebat
Simp 3 Lampu Merah Gn Sari - Gn Guntur/Gn Malang
Kurang 1 hari lagi (H-1) perayaan hari Kemenangan Idul Fitri 1434H, Kota Balikpapan turun hujan lebat. Hujan deras turun sejak pagi hari yang mengguyur seluruh wilayah Kota Balikpapan ini, namun tidak disertai angin deras sehingga tidak ditemui pohon tumbang maupun fasilitas rambu-rambu lalu lintas, billboard, maupun atap rumah tergeletak diatas jalan raya. Jika hal ini terjadi maka dipastikan dapat mengganggu kegiatan pengguna jalan dan gangguan arus lalu lintas.
Hujan lebat yang turun menyelimuti Kota Balikpapan ini walau tidak disertai kilat dan gemuruh petir serta angin puting-beliung ternyata beberapa ruas jalan raya wilayah Kota Balikpapan mengalami banjir.
Beberapa unit Mobil ngadat akibat nekat terobos banjir
Banjir air hujan menggenangi jalan raya setinggi 30-an cm sudah terjadi pada pukul 9.45 wita di depan BNI Syariah Jl.Ayani. Tak dapat dielakkan para pengguna jalan raya terutama kendaraan roda 2 sebagian tidak berani lagi melanjutkan perjalanan alias harus parkirkan kendaraan mereka dipinjgir jalan raya dan didepan pertokoan untuk menghidari  mesin kendaraan mereka ngadat ditengah jalan atau risiko lain yang dapat menimpa pengendara.
Sampah warga didalam drainase ikut menjadi pemicu tingginya air banjir
Hujan yang turun sejak pukul 08.54 wita ini, sekitar pukul 10.20 Wita sepanjang JL.A.Yani sudah mulai macet karena ketinggian air sudah dikisaran 1 meter. Hanya beberapa mobil ban besar seperti truck , mini bus yang nekat memberanikan diri melintasi jalan raya yang telah digengani air hujan luapan drainase ini.  Sedikitnya 3 unit mobil kecil ngadat dan akhirnya mesin mobil mati total plus tak dapat digerakkan disepanjang depan Puskib Jl.A Yani ini. Sementara  disepanjang  pertigaan lampu merah simp 3 Jl.Kapt Pierre Tendean hingga lampu merah pertigaan simp Gn Guntur  hanya ada 1 unit mati mesin akibat banjir tersebut.
Tak berselang lama, sekitar duapuluh lima menit kemudian Jl.A Yani macet total karena ketinggian air berada pada puncaknya yaitu sedalam 1,5 meter lebih. Pada saat ini tak satu pun kendaraan tampak melintas. Namun, sekitar 20 menit kemudian sebuah pick up Mitsubishi milik sebuah perusahaan mencoba nekat melintasi banjir, risiko kenekatan sang sopir membuat tak dapat dielakkan mobil pick up tersebut bak kebakaran dengan kepulan asap putih setelah masuk digenangan air sedalam satu meter.
Sang sopir pun nyali nekatnya drop, langsung ganti persnelling mundurkan kembali mobil pick up tersebut dipandu temannya yang juga berada disamping sang sopir. Jika tidak, mungkin sang sopir justru bisa dapat hadiah omelan boss-nya di hari Idul Fitri  besok karena cost service mobil perusahaan harus dikeluarkan ala ulah nekat sang sopir tersebut.
Kondis sama juga tampak  disepanjang pertigaan simp Gn Kawi hingga simp Karang Bugis. Kedalaman air disepanjang jalan ini kisaran satu meter lebih juga tak dapat dilintasi kendaraan. Disepanjang jalan A.Yani ini juga beberapa kendaraan roda empat  terjebak macet oleh air banjir hingga mogok mesin. Akhirnya terjadi main gotong-royong warga dan para pengendara membantu sang sopir mendorong mobil agar tidak menghalangi kendaraan yang mau lewat setelah banjir surut.
Kondisi jalan raya lengang sepanjang jalan raya A Yani yang tergenang selama 50 menit lebih, tak satu pun kendaraan bisa melintas. Jalan raya hanya diramaikan dalamnya air hujan luapan drainase dan beberapa jenis sampah warga tampak mengapung mengikuti arus air.
Setelah itu, air hujan berangsur-angsur surut. Seiring air hujan semakin pelan, dua puluh menit kemudian ketinggian air diatas jalan raya mulai melorot hingga satu persatu para pengendara mulai bergerak melintas jalan raya.
Kondisi Kota Balikpapan yang sering dilanda banjir mendadak dan temporer akibat luapan drainase saat terjadi hujan deras seperti ini, memberi bukti kurang besarnya daya tampung drainase seiring dengan makin meluasnya pemukimn penduduk warga Balikpapan setiap tahun. Infrastruktur koridor aliran air (drinase utama) Kota Balikpapan  wilayah sepanjang wilayah Jl A Yani ini sudah semestinya menjadi perhatian serius Pemkot selama ini mengingat sepanjang jalan ini tidak ada lahan kosong dataran rendah yang menjadi tempat resapan air alamiah. Disepanjang jalan ini juga tidak ada Bendungan Pengendali (Bendali) air berupa proyek Pemkot seperti yang terdapat di Kecamatan lainnya yang dapat menampung sebagaian air buangan parit-parit kecil hingga drainase utama.  Apalagi mengingat sepanjang jalan A Yani ini pemukiman penduduk yang sangat padat dan wilayahnya diperkirakan sekitar 80 persen tanah berbukit. Sebagai tanah berbukit, bilamana terjadi hujan, maka konsentrasi penumpukan air buangan parit dari pemukiman warga khususnya wilayah perbukitan akan cepat mengalir deras menuju drainase utama. Bila drainase utama terjadi pendangkalan maupun penyempitan atau memang semakin sempit kearah muara aliran air, tak dapat dielakkan banjir mendadak pun hadir segera yang dapat mengganggu aktifitas masyarakat luas. Belum lagi jika factor sampah warga yang tidak tertangani seperti terlihat pada gambar dilapangan ini, juga akan ikut memicu semakin mengecilnya arus air yang mengalir ke muara  pinggir pantai.


Pembangunan drainase dan sanitasi air yang tidak menjangkau proyek jangka panjang dengan perbandingan perhitungan kepadatan penduduk (perkiraan maksimal kepadatan penduduk dan luas wilayah kecamatan                                                                                                                                                                                                                                                                                                               menurut luas wilayah pemukiman) dalam satu wilayah tertentu ini juga menjadi menjadi factor yak sangat penting dalam membuat program penanggulangan banjir. Atau dengan kata lain proyek drainase seharusnya menjadi proyek antisipatif terhadap terjadinya banjir, pencegahan tergerusnya perbukitan wilayah pemukiman warga yang dapat mengakibatkan tanah longsor maupun pendangkalan drainase. Jika masalah banjir mendadak ini tidak dapat ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum atau Pemkot secara khusus maka dapat kita bayangkan bagimana kondisi sepanjang jl A Yani untuk taun-tahun berikutnya. (redaksi)
 

 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 SECOND ANNUAL
HSE COMMUNICATION FORUM 2013

Healthy, Safety and Environtment (HSE) atau biasa disebut Kesehatan, Keselamatan dan  lingkungan Kerja (K3) dalam sistem manajemen perusahaan saat ini menjadi perhatian serius oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia mengingat amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun  2003 tentang Ketenagakerjaan, terutama yang berkaitan dengan Bab X tentang Perlindungan, Pengupahan dan Kesejahteraan tenaga kerja.
PT.Total E & P Indonesie selaku salah satu perusahaan Kontraktor Kontrak Kerjasama Minyak dan Gas Bumi (KKKS Migas) di Indonesia, juga melakukan tender kerja berbagai sub-bidang kegiatan migas kepada perusahaan sub-kontraktor (pihak ketiga) dalam kegiatan eksplorasi dan ekploitasi migas dari perut bumi. 
Dalam pekerjaan ekplorasi, produksi hingga eksploitasi Migas, sudah tentu membutuhkan teknologi modern yang handal karena pekerjaan eksplorasi, produksi dan ekploitasi migas ini memiliki teknologi risiko tinggi (high risk technology), oleh karena itu perusahaan kontraktor maupun sub-kontaktor migas dituntut memiliki sistem handal dalam antisipasi risiko serta penanggulangannya dilapangan kerja agar terhindar dari dampak kerugian ekonomis dan sosial yang ditimbulkan oleh risiko itu  sendiri, termasuk dalam perlindungan dan keselamatan tenaga kerja itu sendiri yang  merupakan asset bagi perusahaan.
Sebagai bentuk perhatian serius perusahaan kontraktor migas PT Total E & P  Indonesie selaku perusahaan yang memiliki komitmen dalam bidang safety dengan prinsip safety for me, for you and for all (keselamatan untuk diriku, anda dan untuk semua), pada 23 Juli 2013 lalu melakukan pertemuan HSE Communicatiaon Forum mengundang semua perusahaan sub kontraktor  Total E & P Indonesie.
Acara HSE Communication Forum 2013 yang dilaksanakan di Ball Room Hotel Novotel Balikpapan diisi berbagai agenda hingga pemberian penghargaan (award) kepada beberapa perusahaan sub-kontraktor Total E & P Indonesie yang dinilai paling terbaik dalam penerapan managemen K3 oleh sub kontraktor selama melakukan kegiatan pekerjaan dilapangan migas.
HSE Communication Forum 2013 yang dipimpin oleh Executive Vice President Operation and EKD Manager Total E & P Indonesie  Hardy Pramono ini dimulai pada pukul 12.00 wita  di Ball Room Hotel Novotel yang juga dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Indonesia Bapak Djihan.
Selama berlangsungnya acara yang banyak membahas tentang sistem managemen Kesehatan & Keselamatan Kerja ini Dirjen  Djihan menyambut baik atas terlaksananya HSE Communicatiaon Forum 2013 ini, dan diakui Dirjen  kegiatan sepeti ini telah beberapa kali dilaksanakan terlaksana.
Dirjen jiuga mengutarakan berkaitan dengan fungsi pemerintah menyagkut kesehatan dan keselamatan kerja ini, Kementerian ESDM melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 1973 melalui unit pengawasan dan pembinaan.
Menurut Dirjen Migas PT.Total E & P Indonesie selama ini sangat respek terhadap pelaksanaan K3. Pertemuan tentang K3 menurut Dirjen Migas ini bahwa perusahaan Total E & P Indonesie secara rutin melakukan penerapan sistem manajemen K3. Selanjutnya ia mengatakan Total E & P Indonesie sudah melakukan enam kali pertemuan HSE forum selama ini sehingga menurutnya saat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan-perusahaan dalam penerapan sistem K3 menurut Dirjen pihaknya agak santai saat melakukan pengawasan dan pembinaan karena sistem manajemen K3 diterapkan oleh Total E & P Indonesie secara kontinu dan terkordinasi dengan baik.
Dirjen Migas Djihan  menambahkan lain halnya ada beberapa perusahaan kontraktor migas yang masih jauh dari  penerapan sistem manajemen K3 yang dinilai kementerian sangat kurang baik alias belum memenuhi standar. Dirjen Migas mencotohkan ada perusahaan pengolah migas manajemennya masih seperti mengolah air minum yaitu terjadi kebocoran-kebocoran pipa dimana-mana, adanya security merokok dilokasi yang tidak aman. Ini menunjukkan sistem manajemen K3 perusahaan migas tersebut sangat buruk.
Djihan juga mengungkapkan bagi setiap perusahaan yang telah berulangkali mendapatkan pekerjaan menjadi sub-kontrak Total E & P Indonesie,  ia yakin perusahaan itu telah memiliki manajemen standard K3. Bilamana sub-kontraktor ini keluar dari pekerjaan Total E & P Indonesie Dirjen mengatakan setidaknya perusahaan sub-kontraktor tersebut tidak kesulitan untuk penerapan manajemen K3 dilapangan migas diluar pekerjaan kontak Total E & P Indonesie tersebut. Bahkan harapan Dirjen perusahaan yang berulangkali menjadi sub-kontraktor  Total E & P Indonesie ini bisa menjadikan diri sebagai sumber komunikasi membagi pengalaman dengan perusahaan sub-kontraktor lainnya sehingga penerapan manajemen K3 semakin baik dan familiar bagi perusahaan-perusahaan sub-kontraktor lainnya tersebut.
Acara HSE Communication Forum  2013 yang digodok disajikan oleh manajemen Total E & P Indonesie ini bertepatan pada momen bulan Ramadhan, usai pelaksanaan semua agenda acara forum, para undangan diajak untuk buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan ramah-tamah antara personil manajemen Total E & P maupun antar perusahaan sub-kontrak yang hadir. (redaksi)


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SILATURAHMI & BUKA PUASA BERSAMA
ANTARA SKK MIGAS DENGAN AWAK ,MEDIA CETAK DAN ELEKTRONIK

Acara silaturahmi sekaligus buka puasa bersama antara manajemen SKK MIGAS  bersama dengan Pimpinan Redaksi media massa cetak, Jurnalis/wartawan Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara terlaksana pada 22 Juli 2013.
Buka puasa bersama ini berlangsung diruang Mirror Room Hotel Grand Senyiur Kota Balikpapan yang dihadiri  Manager Chevron dan  unsur staff manajemen KKKS  Kalimantan serta sekitar 45 orang wartawan media cetak, elektronik dan online Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara.
Acara bernuansa islami ini disuguhkan manajemen SKK MIGAS dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang dipanitia oleh salah satu kelompok perusahaan produksi MIGAS yaitu manajemen PT Chevron.
Acara silaturahmi yang dimulai dengan kata sambutan oleh perwakilan manajemen SKK MIGAS yang dilanjutkan dengan kata sambutan perwakilan dari pimpinan media cetak, jurnalis/wartawan Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara disampaikan oleh  Amin Sarifuddin dari media cetak Tribun Kaltim Kota Balikpapan. Tak lama, para muslimin dan muslimah menerima siraman rohani disuguhkan ustad Amad Fauzi. Melengkapi siraman rohani para hadirin ambil bagian sebagai insan taqwa melakukan sholat buka  puasa,  yang kemudian sambil ramah tamah sambil menikmati hidangan buka puasa bersama sebagai bagian mempererat silaturahim.
Dari rangkaian acara, pada penyampaian kata sambutan terungkap bahwa kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini ke depan dapat diharapkan untuk memberi dampak positif meningkatkan iman dan amal ibadah pada moment penting di bulan Suci Ramadhan. Informasi menjuadi bagian dari kebutuhan bagi lapisan masyarakat kiranya dapat menjadi pembelajaran serta  mendidik untuk lebih  baik serta dapat mendukung inspirasi dan kinerja antara keduanya lembaga.
Media cetak maupun elektronika dan online sudah barang tentu berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat luas atau sering disebut menjadi public relation, diharapkan telah banyak menyampaikan informasi yang lebih baik sehingga meningkatkan pemahaman masyarakat yang berkaitan dengan minyak dan gas bumi, mulai dari produksi migas, distribusi dan pemasaran serta dampak ekonomi atas kebutuhan migas masyarakat luas.  Dengan adanya kegiatan ini diharapkan ke depan kedua lembaga yaitu SKK MIGAS dengan media massa saling meningkatkan peran serta sehingga informasi tentang Migas dapat dinikmati masyarakat luas yang membutuhkan.
Pada momen siraman rohani yang disampaikan oleh ustad Ahmad Fauzi mengutarakan bahwa berpuasa adalah satu latihan untuk menahan. Orang terbiasa puasa tidak akan kesulitan menahan nafsu.
Lebih jauh ustad menyampaikan, orang berpuasa akan meningkatkan kertaqwaan kita kepada Yang Maha Kuasa. Berpuasa juga membawakan orang menjadi yang orang soleh. Dalam keluarga semua suami menginginkan isteri menjadi orang soleh. Tanda-tandanya bahwa isteri seorang yang soleh yaitu isteri yang tidak menuntut lebih dari apa adanya dari suami, demikian sebaliknya dari suami.
Kemudian juga orang yang terbiasa berpuasa akan memberi kebaikan untuk selalu dapat menahan nafsu. Ustad menggambarkan menahan nafsu berarti melawan godaan setan. Ustad seraya bertanya kenapa banyak orang yang ditangkap karena korupsi ? Ini salah satu contoh orang karena tidak bisa melawan godaan setan sehingga melakukan perbuatan korupsi.  
Ustad mengutarakan, ontoh lain dalam kehidupan pemuda zaman sekarang ini, banyak wanita muda hamil diluar nikah. Ini juga termasuk karena kedua insan laki-laki dan perempuan tidak bisa menahan nafsu setan. Menurut ustad setan  banyak berada di tempat kegelapan. Ustad menandaskan ketika hati kita berada dalam kegelapan iman maka setan berkuasa menggoda dan mengalahkan iman dan taqwa. Oleh sebab itu, di bulan suci Ramadhan ini berpuasa dengan penuh taqwa  berarti kita melawan godaan setan. (redaksi)

------------------------------------------------------------------------
Beasiswa Berprestasi BPSDM Pemkot Balikapapan
Akhir Oktober Cair

Penyaluran nominal beasiswa berprestasi yang diprogramkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Badan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BPSDM) Balikpapan,  tak lama akan terealisasi. Penyaluran beasiswa berprestasi ini akan di transfer dan diterima langsung ke rekening masing-masing mahasiswa/i penerima beasiswa.  Jika tak ada kendala, sudah dapat diterima oleh mahasiswa/i sekitar akhir bulan Oktober 2012 mendatang. Hal ini diketahui ketika Majalah Borneo konfirmasi langsung ke Ketua BPSDM Pemkot Balikpapan Ibu Hj.Hernawati di ruang kerjanya pada tanggal 09/10 kemarin.

Hj.Hernawati  selaku pejabat Ketua BPSDM Kota Balikpapan, saat dikonfirmasi mengatakan “Insya Allah akhir Oktober sudah bisa kita transfer langsung ke rekening masing-masing penerima yaitu para mahasiswa/i, ya ditunggu sajalah”, ujarnya.  Ibu Hernawati menambahkan mengenai tanggal transfernya belum bisa kita sampaikan sekarang karena kita masih koordinasi dengan pihak bank lebih dulu dan anggarannya juga ada di Pemkot, ungkapnya. 

Namun yang pasti,  pihak BPSDM telah mengumumkan nama-nama mahasiswa yang lolos seleksi penjaringan penerimaan beasiswa berprestasi pada tanggal 10/09 lalu yang dipampangkan di papan pengumuman BPSDM Jl.Pierre Tendean Kota Balikpapan. 

Selain itu, pengumuman hasil seleksi juga telah dimuat online di internet oleh BPSDM Kota Balikpapan sejak tanggal pengumuman dikeluarkan, terdapat pada Home Page : www.bpsdmbalikpapan.blogspot.com

Berikut daftar jumlah mahasiswa/i Hasil Seleksi Penjaringan Peserta Didik Berprestasi Yang Dinyatakan Lulus Bantuan Beasiswa Stimulan Angkatan XI Tahun Pelajaran/Akademik 2012/2013 melalui Pengumuman Nomor : 004/BPSDM-BPP/IX/2012 :

No

Kategori Beasiswa
Jumlah Penerima
(org)

Keterangan
1
DIPLOMA JURUSAN EKSAKTA
137
Sedang Menempuh  Pendidikan
2
DIPLOMA JURUSAN NON- EKSAKTA
34
Sedang Menempuh  Pendidikan
3
SARJANA JURUSAN EKSAKTA
155
Sedang Menempuh  Pendidikan
4
SARJANA JURUSAN NON-EKSAKTA
253
Sedang Menempuh  Pendidikan
5
MAGISTER (S2) EKSAKTA
19
Sedang Menempuh  Pendidikan
6
MAGISTER (S2) NON-EKSAKTA
19
Sedang Menempuh  Pendidikan
7
DOKTORAL (S3)
3
Sedang Menempuh  Pendidikan
8
LULUSAN SMA/SMK/MA
326
 Saat ini Semester  I  (pertama)
T o t a l
946

                                                                                                                                                      (red)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jumlah Pencari Kerja Cukup Tinggi 
Perusahaan Tidak Aktif

Jumlah pencari kerja di Kota Balikpapan dalam kurun waktu selama 3 (tiga) tahun, terhitung mulai tahun 2009 hingga 2011 masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja & Sosial (Disnakersos) Kota Balikpapan jumlah pencari kerja tahun 2009 saja ada 18.635 orang. Sedangkan tahun 2010 terdapat jumlah pencari kerja mulai dari lulusan jenjang pendidikan SLTP, SLTA Diploma, Sarjana (Strata 1) hingga Strata 2 (Magister) sebanyak 20.231 orang atau naik 8,56% dari tahun 2009.

Selanjutnya, tahun 2011 lalu jumlah pencari kerja dari data Disnakersos tersebut terlihat berkurang 5.607 di tahun 2010 atau  menurun 27,71 persen. Demikian juga jika dibandingkan tahun 2009 jumlah tenaga kerja Kota Balikpapan 2011 menurun sejumlah 4.011 orang atau sekitar 21,53 persen. Secara rata-rata dalam tiga tahun terakhir (tahun 2009-2011) jumlah pencari kerja sebanyak 17.830 orang setiap tahun.

Berdasarkan data yang diterima oleh Majalah Borneo dari Disnakersos Balikpapan bahwa data jumlah lowongan kerja tahun 2009 belum dapat diketahui jumlahnya karena data computer terkena virus sehinga masih dalam perbaikan. Sedangkan tahun 2010 data menunjukkan tersedia lowongan kerja bagi 8.291 orang tenaga kerja (naker) atau sekitar  40,98 persen peluang kerja yang dapat diserap dari jumlah pencari kerja tahun bersangkutan.

Diketahui juga untuk tahun 2011 lalu lowongan kerja yang tersedia bagi warga Kota Balikpapan untuk semua jenjang pendidikan mulai lulusan SLTP hingga pencari kerja berijazah Magister (S2) jumlahnya menurun dari tahun 2010. Jumlah lowongan kerja pada tahun 2011 hanya tersedia bagi 7.288 orang pencari kerja. Berkurang  sebanyak 1.003 orang dibandingkan  tahun 2010 lalu.

Dalam dua tahun terakhir, terekam dalam administrasi laporan Disnakersos Kota Balikpapan (tahun 2010,2011), setelah direkap maka rata-rata lowongan kerja hanya tersedia bagi 7.790 orang pencari kerja atau sebesar 55 persen dari rata-rata jumlah pencari kerja dalam dua tahun terakhir yaitu tahun 2010 dan 2011.

Melihat banyaknya jumlah perusahaan/badan usaha, yaitu terdapat sebanyak 1.669 perusahaan/badan usaha yang ada terdaftar di Disnakersos Kota Balikpapan, maka dapat disimpulkan untuk tahun 2010 saja secara rata-rata setiap perusahaan/badan usaha hanya bisa menerima tenaga kerja  0,08 orang saja pada tahun bersangkutan, dan tahun 2011 rata-rata sebanyak 0,11 orang bisa diserap oleh setiap perusahaan/badan usaha yang ada di Kota Balikpapan.

Disnakersos mencatat data lowongan kerja untuk tahun 2012 terhitung bulan Januari sampai Juli  untuk jenjang lulusan SLTP hingga Strata 1 (Sarjana) 5.540 orang dan telah mendapat penempatan 2.658 orang yaitu sebesar 52,02 persen. Jumlah lowongan kerja ini bagi lulusan Magister (S2) tidak ada alias nihil, sementara pencari kerja khusus lulusan magister ini terdapat sebanyak 38 orang. 

Dari jumlah lowongan kerja ini juga diketahui sebanyak 3.645 orang jenis kelamin laki-laki dan 1.895 orang dibutuhkan tenaga kerja perempuan/wanita. Dari jumlah lowongan tersedia masih terdapat 2.678 orang yang belum mendapat penempatan.

Dalam periode Januari hingga Juli 2012, terjadi penghapusan jumlah lowongan kerja sebanyak 387 orang. Terjadinya penurunan atau penghapusan jumlah lowongan kerja menurut Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja (Penta) yang disampaikan melalui Mita selaku  pegawai di bagian Penta  ini mengutarakan terjadi perubahan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan. Sedangkan penyebab terjadi penghapusan tenaga kerja ini oleh perusahaan masih dalam tahap pengumpulan informasi oleh Disnakersos dari perusahaan-perusahaan.

Terkait dengan hal diatas, untuk meningkatnya lowongan kerja, salah satu program yang dapat dilakukan oleh Disnakersos Balikpapan yaitu mengadakan Job Canvassing ke perusahaan-perusahaan serta mengadakan kegiatan Job Market Fair atau Pameran Bursa Kerja. Namun semuanya tergantung dari kondisi dan keberadaan maupun kebijakan setiap perusahaan yang berhubungan dengan inovasi dan kondisi keuangan perusahaan itu sendiri.

Berdasarkan data Disnakersos Kota Balikpapan jumlah pencari kerja hingga Juli 2012 sebanyak 17.365 orang, dimana sisa tahun 2011 masih terdapat 14.624 dan terdaftar tahun 2012 ini 2.741 orang.

Dari jumlah terdaftar 1.669 perusahaan yang ada di Kota Balikpapan, menurut Disnakersos Balikpapan masih sangat banyak perusahaan yang tidak menyampaikan informasi/laporan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh setiap perusahaan. Termasuk pemberitahuan / laporan terjadinya pengurangan tenaga kerja oleh perusahaan itu sendiri.

Selanjutnya, jika dibandingkan dengan  jumlah perusahaan / badan usaha yang ada di Kota Balikpapan hanya sebagian kecil yang menyampaikan informasi lowongan kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan bersangkutan setiap tahun.

Dari sekian banyak perusahaan yang aktif menyampaikan informasi / laporan tentang lowongan kerja yang dibutuhkan, manajemen perusahaan dibawah ini termasuk perusahaan yang selalu aktif menyampaikan informasi lowongan kerja ke Disnakersos Balikpapan selama ini. Beberapa perusahaan yang masuk golongan aktif tersebut antara lain PT. Prismas Jamintara, PT.Eka Dharma, Matahari Dept Store (PT.Matahari Putra Prima), PT. Cahaya Dept Store dan Cinema XX One.  (Redaksi) 
-------------------------------------------------------------------------------------------
Ruangan Wartawan Ukuran 3x4 Meter Menghilang

Tahun 2013 Siap tersedia



Beberapa tahun silam, sebuah ruangan berukuran 3 x 4 meter bersebelahan dengan ruangan Humas Pemkot Balikpapan, awalnya ruangan itu diberikan oleh Pemkot Balikpapan untuk ditempati para wartawan sebagai tempat berkumpul disaat istirahat serta digunakan untuk berbagai kegiatan para wartawan. Ruangan wartawan Kota Balikpapan ini sejak diserahkan untuk digunakan bagi kepentingan para wartawan, saban hari tak pernah kosong dari kehadiran awak media massa.


Wadah wartawan ruangan ber-AC walau kurang dingin, tak menjadi masalah bagi para kuli tinta karena terbiasa dilapangan terima isu panas, terutama terpaan panasnya matahari, walau demikian ruangan kecil wartawan ini tak pernah kosong. Ini juga yang mungkin menjadi salah satu ciri khas Kehumasan Pemkot Balikpapan dari Pemkot-Pemkab lainnya di Kaltim.







Namun, tiba-tiba muncul kebijakan baru atas keberadaan wadah tersebut. 

Kebijakan yang berganti-ganti biasanya memberi dampak tertentu, bisa membawa dampak baik maupun buruk.  Perubahan kebijakan terhadap pengelolaan sebuah wadah bilamana wadah itu dibutuhan orang banyak, maka respon atas kebijakan itu akan cepat muncul kepermukaan untuk mempertanyakan pemberlakukan kebijakan tersebut.

Apalagi tak ada isu mengawalinya, ibarat langsung terpaan kasus kecil hadir didepan mata para wartawan. Kontan saja, orang per orang para wartawan saling tanya sana sini sesame rekannya. Apa penyebab ? Kenapa ini ? dan berbagai pertanyaan lain  saling dilontarkan ! 

Ternyata, kasus kecil ini pun tertiup angin selatan  menyeberangi laut Balikpapan-Penajam hingga tiba diseberang, dimana salah satu wartawan senior Kaltim ada disana dan telah lama tempati  pos baru di wilayah Kabupaten Paser sekitar 150 Km dari Kota Balikpapan.  



Bertepatan dengan kunjungan kerjanya, sang wartawan senior yang dulu tinggal di Balikpapan ini bertamu ke Pemkot Balikpapan, serta-merta melihat ruangan yang biasa digunakannya sebagai pos istirahat dan tukar informasi dengan rekannya wartawan,  mendadak dlihatnya ruangan tersebut menghilang karena berubah fungsi.  Kebingunagn pun hadir dibenaknya, mau duduk bercengkrama dengan sesama rekannnya tak miliki lagi tempat. 

Gambaran bak kasus kecil inilah yang mencuat pada hari Kamis 13 September 2012 kemarin di Humas Pemkot Balikpapan. Paling sedikit 25 orang para wartawan berkumpul bareng menemui Kabag Humas  mempertanyakan keberadaan ruangan wartawan yang tidak lagi dapat digunakan para wartawan karena diambil untuk ruangan Humas Pemkot Balikpapan. 

Berhasil bertemu dengan Kabag Humas yang dulu mantan Camat ini, terlihat sang Kabag Humas kaget juga melihat kedatangan sekumpulan wartawan ini. Langsung pertemuan kecil berlangsung. Pertemuan pun buahkan hasil, Kabag Humas Sudirman berjanji tahun 2013 ruang baru bagi wartawan siap tersedia. 

Usai pertemuan, hidangan makan siang ternyata telah disiapkan Humas di Kantin Pemkot. Makan bareng tak terduga pun terjadi. Para kuli tinta ini, mulai terlihat kesegeran di raut muka tampak sedekit berbinar,  sambil bercengkerama berbagai usul-usil muncul dilantarkan para wartawan kepada Kabag Humas sesuai kepentingan.   Akhir Kata, Kutunggu Janjimu !  (red)
 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ada kesalahan di dalam gadget ini